HEADLINE NEWS

Kategori

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Follow by Email

Pemprov Kalsel Pastikan Ajukan Banding Atas Putusan PTUN Banjarmasin Yang Mengabulkan Gugatan Silo Group

Diposting oleh On Juni 07, 2018

KBK - Banjarmasin : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan akan mengajukan banding ke PT TUN Jakarta atas putusan tiga majelis hakim PTUN Banjarmasin yang mengabulkan seluruh gugatan tiga perusahaan tambang milik PT. Silo Group.

Setelah tiga majelis hakim PTUN Banjarmasin memutuskan mengabulkan seluruh gugatan PT. Silo Group terhadap SK Gubernur Kalsel tentang Pencabutan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP), Pemerintah Provinsi Kalimantan melalui Sekda Prov Haris Makkie menggelar jumpa pers di Jalan Gatot Subroto Banjarmasin .

Pada jumpa pers ini Haris Makkie menyatakan kekecewaan pihaknya atas putusan majelis hakim PTUN Banjarmasin yang mengabulkan seluruh gugatan PT. Silo Group. Menurut Sekda Prov Kalsel hakim memgabaikan fakta-fakta hukum dan keterangan saksi ahli yang pihaknya hadirkan dipersidangan.

“Putusan PTUN Banjarmasin bukan putusan akhir, masih ada upaya perlawanan hukum banding ke PT TUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) di Jakarta," tegas Haris Makkie (07/06/2018).
Sebelumnya seusai putusan sidang Andi M. Asrun selaku kuasa hukum Gubernur Kalimantan Selatan juga menyatakan akan melakukan banding ke PT TUN atas putusan ketiga majelis hakim. Menurutnya hakim hanya mengikuti bukti dan fakta hukum dari pihak penggugat dan mengabaikan fakta dan bukti yang pihaknya sampaikan.

"Kita sangat kecewa dan akan banding. Majelis hakim mengambil alih pendapat penggugat dalam membenarkan putusan. Logika yang digunakan ngawur dan tidak tepat," jelas Asrun dengan nada kecewa.

Putusan sidang yang mengabulkan gugatan PT.Silo Group disampaikan oleh tiga Ketua Majelis Hakim PTUN Banjarmasin, yakni untuk perkara Nomor 4/G/2018/PTUN.BJM, gugatan PT. Sebuku Sejaka Coal adalah Luthfie Ardhian, Perkara nomor 5/G/2018/PTUN.BJM , gugatan PT. Sebuku Tanjung Coal adalah Retno Widowati, dan perkara nomor 6/G/2018/PTUN.BJM gugatan PT. Sebuku Batubai adalah Dafrian.



Editor :
Penulis :

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »