HEADLINE NEWS

Arsip Blog

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pengawasan Kampanye Pilkada HSS 2018

By On Maret 12, 2018


Kandangan - Bawaslu Hulu Sungai Selatan terus lakukan pengawasan jalannya tahapan kampanye terbatas bagi 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) peserta Pilkada 2018.

Saat ini merupakan tahapan kampanye terbatas bagi Paslon Kepala Daerah peserta Pilkada 2018. Di Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan. Kedua 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati HSS menggunakan tahapan ini dengan menyambangi masyarakat di berbagai desa dan kecamatan. Ada dua metode kampanye yang digunakan kedua Paslon pada tahapan kampanye terbatas saat ini,yaitu dialogis dan blusukan.

Ketua Bawaslu Hulu Sungai Selatan Syaiful mengatakan, semua jajaran pengawas pemilu mengawasi jalannya kampanye terbatas yang dilakukan kedu Paslon Bupati dan Wakil Bupati HSS. Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati H.Muhammad Najamuddin- Muhammad Ridha  dengan nomor urut satu menggunakan kampanye terbatas dengan metode blusukan ke desa-desa. Sedangkan pasangan nomor urut dua Achmad Fikry  – Syamsuri Arsyad menggunakannya dengan metode dialogis.

"Namun,kami sudah menerima data tentang jadwal kampanye Paslon Nomor Urut Satu yang akan memulai kampanye dialogis," ujarnya (12/03/2018).

Menurut Syaiful, KPU HSS telah membagi zona kampanye bagi masing-masing Paslon, sehingga tidak terjadi kampanye secara bersamaan di satu lokasi.

"Pembagian zona bertujuan untuk menghindarkan terjadinya gesekan antar pendukung, dan tentunya agar kampanye berjalan tertib serta lancar,"pungkasnya.

Ketua KPU HSS  Imron Rosadi mengatakan, Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati H.Muhammad Najamuddin- Muhammad Ridha  dengan nomor urut satu menggunakan kampanye terbatas dengan metode blusukan ke desa-desa. Sedangkan pasangan nomor urut dua Achmad Fikry  – Syamsuri Arsyad menggunakannya dengan metode dialogis.

Paslon Bupati HSS nomor urut satu mengikuti Pilkada 2018 melalui jalur perseorangan dan Paslon nomor urut dua melalui dukungan koalisi besar partai politik.

"Paslon nomor urut dua lebih banyak menggunakan metode dialogis dengan mengumpulkan masyarakat dan kemudian memaparkan program,visi dan misi mereka," paparnya (09/03/2018).



Editor   : Syahminan
Penulis : Syahminan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »